Hati-Hati, Ngerasa Diri Gak Penting Bikin Anti-Sosial ?
Artikel tentang penelitian terbaru di dunia psikologi, menyatakan bahwa orang yang merasa dirinya penting merasa lebih dekat dengan orang lain, walaupun perasaaan tersebut tidaklah selalu berbalas.
Karena menganggap dekat dengan orang lain, peneliti dapat mejelaskan mengapa orang yang merasa dirinya penting sangat percaya diri. Orang yang merasa dirinya penting cenderung kurang peduli dengan penilaian orang lain dibanding orang yang merasa dirinya tidak penting, karena ia merasa dirinya setipe dengan orang yang menilai.
Emily Rutter, mahasiswa pasca sarjana Universitas Harvard Menganggap bahwa perasaan penting mempengaruhi hubungan interpesonal sangatlah menarik. Menurutnya ada dua pendekatan untuk hal ini pertama, dengan teori prilaku sosial yang menganggap orang yang merasa dirinya penting itu adalah orang yang agresif dan selalu mengasumsikan orang lain selalu mengincar tujuan yang ia capai. Kedua, dengan teori pemisahan sosial dimana orang yang merasa dirinya penting harusnya merasa lebih jauh dari orang lain.
Untuk menindaklanjuti ketertarikannya ini, Emily dan teman-temannya merekrut partisipan dari situs online yang ditujukan untuk penelitian psikologi. Awal mulanya mereka meneliti sifat kepentingan para partisipan dengan menanyakan perasaan mereka terhadap orang yang mereka kenal dari hari ke hari. Lalu mereka di ajak untuk berinteraksi secara online dengan orang lain.
Hasilnya, semakin orang merasa dirinya penting, semakin dekat mereka dengan orang lain. Orang yang merasa dirinya penting juga tidak mengalami stress ketika hasil pekerjaannya dievaluasi, karena merasa dirinya sama dengan orang yang mengevaluasi pekerjaannya.
Apa yang ditemukan Emily pada penelitiannya menarik untuk dicoba. Jika anda minder, merasa orang lain lebih baik dari anda, merasa bahwa si A atau Si B atau Si C lebih X, Y atau Z ( silahkan isi A,B,C dengan nama orang dan X,Y,Z dengan kata sifat atau kerja ) maka anggaplah anda lebih penting dari mereka. Menganggap Indonesia itu korup, jelek, birokrasi nya jelek, dll maka mulainya mengganggap bahwa anda atau negara anda sama pentingnya dengan si penilai sehingga anda akan merasa lebih dekat dengan si penilai. Dengan kata lain jika anda merasa diri anda tidak penting maka anda akan menjauh dari orang lain dan menjadi anti-sosial